Facebook di fatwa haram, yang ada2 aja tu para ulama, aku sendiri muslim yang insya Alloh taat, tapi tidak setuju dengan fatwa yang menyesatkan itu.. sebenarnya yang perlu di tertibkan itu para manusianya, bukan Facebooknya, dalam artian hanya manusia yang bermoral bejat saja yang menggunakan Facebook untuk maksiat, kalo gitu, dari dulu juga banyak orang yang menggunakan hand phone untuk berselingkuh, dan itu lebih riil dalam pelaksanaannya, ga perlu Facebook… hehe..
kalo emang mau nyari fasilitas yang bisa dipake buat sarana selingkuh, sarana mendua, sarana ‘berjualan’, semua media saya pikir memungkinkan untuk itu.. tinggal kita pribadi yang menyikapinya bagaimana.. kalo karena yang punya facebook itu orang israel ato yahudi ato bagaimanapun, itu semua bukan jadi masalah, yang pasti kan itu sarana untuk bersilaturahmi, Islam sendiri menyerukan pada umatnya untuk selalu menjaga tali silaturahmi dan menjanjikan neraka bagi mereka yang memutuskan tali silaturahmi.. bagaimana bisa difatwakan kalo facebook itu haram????
apa kata dunia???

Banjir, banjir dan banjir, begitulah yang terjadi di awal tahun 2009 ini.  Seluruh pelosok negeri merasakan musibah banjir ini, hingga kita semua menganggapnya sebagai siklus tahunan, siklus yang seharusnya tidak terjadi di penjuru negeri ini, dan kita tahu semua itu bisa kita cegah.

Kerusakan lingkungan, yang dibuat sendiri oleh saudara saudara kita di pelosok negeri tercinta ini, penebangan hutan, pembangunan gedung gedung tinggi tanpa menyisakan area resapan dengan beton hingga kedalaman 30 meter, membuang sampah sembarangan, itulah sebab primer yang tidak pernah kita gubris, kita tahu tapi kita diam.

Universitas Muhammadiyah Solo, tempat aku menuntut ilmu, dalam sejarah, baru tahun ini mengalami musibah banjir. Apa kata dunia?

Bagaimana menyikapinya? hanya orang yang punya hati nurani yang bisa memulainya, Mari kita awali dari diri kita sendiri, kemudian ajak keluarga kita untuk bisa mencintai lingkungan.

Jika alam ini tidak nyaman untuk ditinggali, itu semata dan pasti karena kita tidak peduli dengan lingkungan, apa susahnya kita membuang sampah pada tempatnya, menanam beberapa pohon di sekitar rumah kita, menyisakan 10% areal rumah kita untuk resapan, tidak membakar sampah yang mengakibatkan polusi. Gunakan peralatan yang ramah lingkungan, bisa didaur ulang dan tidak menyebabkan polusi.

Mari kita pelajari, jika dalam satu helai daun bisa menyimpan 3 gram air, berapa liter air yang tersimpan di pohon bila kita punya 1 pohon mangga ukuran sedang? bila setiap rumah mau menanam minimal 2 pohon ukuran sedang, bukan tidak mungkin Jakarta akan terasa sejuk 3 tahun lagi.

Hutan, kekayaan alam yang seharusnya menjadi kebanggaan kita di Tanah air tercinta, habis, dibakar, di tebang, dijarah kayunya tanpa reboisasi, di sulap menjadi ladang sawit, apakah pemerintah ini akan tetap diam? himbauan pada para Pengusaha perkebunan, mengapa engkau semua hanya memikirkan materi untuk pribadimu? pikirkan anak cucu kita, bangsa kita, tanah kita berpijak..

mungkin hukuman 3 – 5 tahun itu terlalu ringan dibanding keuntungan materi yang didapat dari penjarahan dan perusakan hutan itu, mungkin harusnya hukuman seumur hidup bagi perusak lingkungan, karena yang merasakan akibat kerusakan itu bisa 7 turunan.

Belum lagi Polusi dari kendaran yang membakar paru paru kita setiap harinya, Metromini dengan asap hitamnya, Bajaj dengan oli terbakarnya, Bus besar yang sudah tidak layak jalan, mungkin sudah saatnya membatasi masa pakai kendaraan, agar polusi yang dihasilkan bisa minimal. Boleh kita mengklaim sudah memenuhi standart Euro2, tapi pada prakteknya? tetap saja membuat nafas sesak.

Sekarang saja kita sudah sangat sulit menikmati hawa sejuk di jakarta ini, bagaimana cucu kita nanti? mungkin untuk sekedar jalan jalan di akhir pekan saja, cucu kita kelak sudah harus mengenakan masker, hehehe…

Mari, dimulai dari diri kita masing masing, Menanam Pohon, buang sampah pada tempatnya, tidak merokok, buat area resapan. Semoga kita bisa menikmati jakarta yang Hijau di kemudian hari.. mimpi kali ye.. hehehe…

Jakarta, kota yang sangat didambakan bagi setiap pencari kerja di Indonesia, sibuk, padat dan mahal untuk dijalani, tetapi disinilah kehidupanku. Dengan pekerjaan yang pas pasan, aku memulai untuk menata hidup, menyusun segala agenda hidupku. Sempat terpikir, apakah aku akan mampu untuk menjalaninya? Gaji yang hanya cukup untuk hidup sebulan pas itu pun aku syukuri.
Acapkali aku melihat orang mendorong gerobak sampah, berpeluh darah demi sesuap nasi, yang entah berapa orang dirumahnya yang menunggu untuk di beri nafkah.. betapa beruntungnya aku ini, aku masih bisa beli baju kesukaanku, nonton film terbaru di theater, kurang apa coba? tetapi setiap kali aku melihat sekeliling yang lain, mataku hanya menatap gemerlap kehidupan orang lain yang begitu indah, nampak sempurna bila aku yang menjalani kehidupan itu, tetapi apakah itu memang benar benar sempurna? kita semua hanya bisa berpikir seperti itu, kita tidak menjalani sendiri.
Pernah pasti kita mendengar pepatah, rumput tetangga pasti lebih hijau, memang itu yang nampak dimataku saat ini, betapa kita tidak tahu, apakah mereka yang menjalaninya merasa bahagia atau tidak?
Tuhan telah memberikan nikmatnya pada kita sesuai dengan kekuatan kita untuk mempergunakannya, Tuhan tau itu.
Ada seorang supir dengan gaji 900rb sebulan, dan dia punya anak istri dirumah, mereka hidup!! subhanalloh.. betapa indah karunia Alloh pada umatnya, ada lagi seorang karyawan dengan gaji 2juta perbulan, mengeluh dia, yang katanya, aku belum punya rumah, aku tidak punya mobil, aku tidak bisa shoping ke Mall… dan masih banyak lagi keluh kesah mereka..
Tidakkah kita bisa menyadari, Tuhan telah memberikan kita lebih dari cukup.
Seorang dengan gaji 15 juta perbulan pun akan tetap merasa kekurangan bila dalam hatinya tidak ada rasa syukur atas nikmat yang diberian oleh Alloh SWT.
masih banya orang yang lebih menderita dari pada kita semua.. lihatlah sekeliling.. jangan kau hanya melihat langit, pandang pula kubangan lumpur di sekeliling Jakarta ini… Jakarta oh Jakarta..

Menikah, satu kata yang seringkali diartikan moment yang membahagiakan, tapi sungguh berliku jalan menuju kesana. Jalan yang ditempuh untuk bisa menetapkan hati kita, siapa sebenarnya pasangan yang ideal untuk kita dan keluarga? Sebuah pengalaman dari teman kuliah saya, usianya sudah menginjak 30 tahun, wajah cukup tampan dan badan tegap berisi, tetapi belum punya pacar, mungkin karena kesibukannya bekerja, sehingga dia tidak sempat membangun sebuah hubungan yang mengarah pada pernikahan.

Dari pihak keluarga, sudah sering terdengar pertanyaan yang mengusik hati, “kapan kawin?” atau “mana pacarmu?”, pertanyaan yang klise tapi kadang menjengkelkan untuk dijawab.

Pada saat teman saya ini mulai ada niat membangun hubungan yang serius, keluarga dengan sangat antusias menyimaknya, bahkan tidak tanggung tanggung, mereka malah susah payah mencarikan pasangan buat teman saya itu, dari yang pegawai negeri, yang pendidikannya s2, sampai yang masih saudara jauh. Ya.. kalau orang jawa bilang, cari jodoh yang jelas bibit, bebet dan bobotnya.

Tapi orang tua kadang tidak pernah mempertimbangkan perasaan orang yang akan menjalaninya, walaupun menurut mereka, pilihan mereka itu sudah sangat tepat untuk anak anaknya. Orang tua mana sih yang tidak ingin anaknya hidup bahagia dan berkecukupan?  Semua orang menginginkan begitu, meskipun sudah banyak orang yang bisa membuka pikiran dan hati untuk menyerahkan keputusan ditangan anak anak mereka untuk menjatuhkan pilihannya masing masing.

Belum lama ini teman saya memang sudah menjalin hubungan dengan wanita pilihannya, hanya saja dia belum memperkenalkan ke pihak keluarga, tapi tanpa sengaja, ada kakaknya yang sudah mencium hubungan mereka, dan kebetulan kakaknya ini kenal dengan orang tua si cewek, sepontan kakaknya memberikan komentar yang kurang nyaman untuk didengarkan orang yang sedang jatuh cinta. Tak lama kemudian berita sudah menyebar di keluarga besar, yang notabene menginginkan teman saya ini menjatuhkan pilihan pada gadis pilihan keluarga yang tentu saja teman saya kurang tertarik, bukan karena tidak cantik atau bagaimana, karena memang tidak ada getar getar cinta dihatinya. Sungguh suatu fenomena yang membuat saya sedikit punya pikiran yang negatif pada keluarga calon istri saya.

Saya sendiri sudah mendekati hari pernikahan, yang mungkin orang disekeliling kami menyebut hubungan kami terlalu singkat, dari perkenalan sampai acara lamaran, kami hanya butuh waktu 2 bulan, dan keluarga baru tahu akan ada lamaran 5 hari sebelumnya, itupun mereka juga baru tahu siapa saya. sungguh instan memang. Dan yang menakutkan saya, dahulunya pihak keluarga juga sudah sering merekomendasikan calon istri saya ini untuk menerima pinangan pria pilihan keluarga, alhamdulillah calon istri saya memilih saya, yang orang biasa, baru kenal dan asing.

Jadi, para orang tua, berikan hak pilih pada anak anakmu kelak, mereka punya hak untuk itu, meskipun kita sendiri kalau sudah menjadi orang tua, mungkin juga akan berpikiran yang sama, menginginkan anak anak kita mendapatkan pasangan yang terbaik, hanya saja jangan sampai kita memaksakan kehendak kita pada anak anak kita kelak. Toh, sekarang ini bukan lagi jaman Siti Nurbaya, hehehe.. suatu legenda perjodohan yang dipaksakan oleh keluarga.

Dan kalau kita menyimak, sekarang ini sedang hangat hangatnya pemberitaan tentang fatwa Golput itu haram, Pemerintah dan MUI sungguh sangat keliru, karena memilih adalah hak, bukan kewajiban, maklum, Pemilu sudah dekat, banyak kiayi yang takut para muslim tidak menggunakan hak pilihnya, dan satu indikasi lain, mereka tidak bisa berkampanye dengan uang dan takut dengan kompetitor yang berduit, sehingga para ulama MUI mengambil tindakan blunder dengan mengharamkan Golput. Kita tahu secara logika, bila orang yang berpikiran luas akan malas memilih bila pilihannya hanya itu itu saja, toh akhirnya yang terbentuk juga pemerintah yang otoriter, karena calon yang dipilih juga bukan orang baru.

Nah, sekarang mari kita berjuang, dalam memilih pasangan kita, itu adalah hak kita masing masing. Namun ingat, kita juga harus bertanggung jawab dan konsisten dengan keputusan kita sendiri apapun resikonya kelak.

Para orang tua, ingatlah juga kepada orang yang tidak dikaruniai anak, mungkin mereka berani bersumpah untuk memberikan kebebasan pada anaknya kelak bila mereka diberi keturunan.

Bersyukur, adalah inti sebuah kebahagiaan yang paling mendasar.


Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis. Sebuah bis datang, dan kamu bilang, “Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh !

Aku tunggu bis berikutnya aja deh.”
Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, “Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah..”

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapiseakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang, “Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku”. Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.

Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.

Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju ! Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.

Moral dari cerita ini: sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar ‘ideal’ untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi
keidealan kita. Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.

Tidak ada salahnya memiliki ‘persyaratan’ untuk ‘calon’, tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.

Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat.. tapi kamu masih bisa berteriak ‘Kiri’ ! dan
keluar dengan sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu. Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.

Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong, kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kamu
dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya. Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.
Bagimu sendiri, dan bagi dia.

satu pilihan

satu pilihan

Kita adalah salah satu perusahaan telekomunikasi yang terbesar di dunia, kita sebagai vendor sangat bangga sudah mampu ikut andil dalam perkembangan teknologi telekomunikasi di Indonesia.

3G (The third generation of telecommunication system)

Teknologi 3G merupakan perkembangan dari teknologi GSM/GPRS/EDGE dan ada juga yang merupakan  pengembangan dari teknologi CDMA (IS-95 atau CDMAOne).

UMTS(Universal Mobile Telecommunication Service) yang merupakan pengembangan teknologi dari GSM/GPRS/EDGE merupakan standard telekomunikasi generasi ketiga dimana salah satu tujuan utamanya adalah untuk memberikan kecepatan akses data yang lebih tinggi dibandingkan dengan GRPS dan EDGE. Perbedaan utamanya adalah kemampuan akses data yang lebih cepat. Kecepatan akses data dalam UMTS bisa mencapai 2Mbps (indoor dan low range outdoor). Akan tetapi jika kita bandingkan dengan GPRS maka kecepatan datanya juga bisa mencapai 115 kpbs dimana untuk penggunaan akes internet sudah memadai.

Berbeda dengan GPRS dan EDGE yang merupakan overlay terhadap GSM, maka 3G sedikit berbeda dengan GSM dan cenderung sama dengan CDMA. 3G yang oleh ETSI disebut dengan UMTS (Universal Mobile Telecommunication Services) memilih teknik modulasi WCDMA(wideband CDMA). Pada WCDMA digunakan frekuensi radio sebesar 5 Mhz pada band 1.900 Mhz (CdmaOne dan CDMA 2000 menggunakan spectrum frekuensi sebesar 1.25 MHz) dan menggunakan chip rate tiga kali lebih tinggi dari CDMA 2000 yaitu3.84 Mcps (Mega Chip Per Second).

Secara teknik dalam jaringan UMTS terjadi pemisahan antara circuit switch (cs) dan packet switch (ps) pada link yang menghubungkan mobile equipment (handphone) dengan BTS (RNC) sedangkan pada GPRS dan CDMA 2000 1x tidak terjadi pemisahan melainkan masih menggunakan resource yang sama di air interface (link antara Mobile Equipment dengan Base Station). HSPDA (Higth Speed Packet Downlink Access) merupakan kelanjutan dari UMTS dimana ini menggunakan frekuensi radio sebesar 5MHz dengan kecepatan mencapai 2Mbps.

Sebagian besar operator telekomunikasi di Indonesia telah memiliki lisensi 3G(IMT 2000). Mengimplementasikan UMTS sebagai teknologi generasi ketiga membutuhkan biaya yang besar. Biaya tersebut diperuntukkan untuk membayar lisensi 3G kepada pemerintah, membayar lisensi 3G kepada vendor 3G, biaya penambahan Base Station/ Node B, RNC(Radio Network Controller) dan biaya upgrade software pada MSC (MobileSwitching Centre), SGSN(Serving GPRS Support Node), GGSN(Gateway GPRS Support Node) dan jaringan lain. Adapun yang harus di upgrade adalah pada radio akses karena GSM menggunakan metode akses TDMA dan FDMA dan menggunakan frekuensi radio 900KHz dan 1800 MHz sedangkan UMTS menggunakan metode akses WCDMA(Wideband Code Division Multiple Access) dengan frekuensi radio 5 MHz. oleh karena itu perlu penambahan radio access network control (RNC) dan juga perlu penambahan base station WCDMA (Node B) dan tentunya juga terminal harus diganti dan juga upgrade software pada MSC,SGSN dan GGSN.

Oleh karena itu untuk mengimplementasikan UMTS sebagai teknologi generasi ketiga membutuhkan biaya yang besar. Biaya tersebut diperuntukkan untuk membayar lisensi 3G kepada pemerintah, membayar lisensi 3G kepada vendor 3G, biaya penambahan Base Station/ Node B, RNC(Radio Network Controller) dan biaya upgrade software pada MSC (MobileSwitching Centre), SGSN(Serving GPRS Support Node), GGSN(Gateway GPRS Support Node) dan jaringan lain.

Salah satu contoh layanan yang paling terkenal dalam 3G adalah video call dimana gambar dari teman kita bicara dapat dilihat dari handphone 3G kita. Layanan lain adalah , video conference, videostreaming, baik untuk Live TV maupun video portal, Video Mail, PC to Mobile, serta Internet Browsing.

Tantangan yang muncul adalah, Apakah pelanggan membutuhkan layanan tersebut?Jawabannya kita bisa perdebatkan. Adalah sangat bijaksana jika kita melihat layanan sebelumnya yang sudah pernah ada. Kita mulai dengan layanan WAP (Wireless Application Protocol) pada jaringan GSM dimana kita bisa mengakses berita melalui handphone berarti kita bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja. Apakah layanan ini digolongkan sukses? Sangat sedikit orang yang menggunakannya waktu itu sehingga bisa disebut layanan itu tidak sukses.

Kenapa tidak sukses? Selain dari faktor utama kebayakan pengguna belum membutuhkan, akses data yang lambat dibandingkan dengan akses lain seperti dial-up dan WLAN merupakan alasan lain dan juga pelanggan kurang puas dengan tampilan yang kecil di layar handphone. Sekarang kita bandingkan dengan layanan SMS (Short Message Services) yang awalnya tidak diperkirakan akan menjadi success story karena hanya teks singkat. Lalu kenapa sms menjadi killer application? Alasan pertama adalah, SMS tidak membutuhkan banyak perangkat tambahan dalam jaringan GSM sehingga tidak membutuhkan investasi yang besar dan yang kedua teknologi SMS mudah dimengerti, mengirim dan menerima sms itu mudah maka orang mudah mengerti fungsinya sehingga mereka menilainya layanan yang realistis.

Banyak orang mempelajari fenomena sms ini tetapi tidak dapat dibuat suatu rumusan yang baku untuk membuat layanan baru supaya bisa sukses seperti sms. Akan tetapi ada beberapa yang dapat dipalari dari keseksesan sms untuk memberikan layanan baru yaitu:

Layanan yang diberikan harus sederhana, Implentasi teknologinya juga harus mudah, Interoperabiliti dengan jaringan lain dibuat semudah mungkin, Fungsi dari layanan tersebut harus mudah dimengerti, Pola pentarifan yang digunakan disesuaikan dengan layanan sejenis.

Generasi keempat Teknologi Telekomunikasi Bergerak (3.5G dan 4G)

Untuk meningkatkan kecepatan akses data yang tinggi dan full mobile maka standar IMT-2000 di tingkatkan lagi menjadi 10Mbps,30Mbps dan 100Mbps yang semula hanya 2Mbps pada layanan 3G. Kecepatan akses tersebut didapat dengan mengguanakan teknologi OFDM(Orthogonal Frequency Division Multiplexing) dan Multi Carrier.Di Jepang layanan generasi keempat ini sudah di implementasikan.

bro, gw banget neh...

Yanik

Meski harus melewati bermacam kejadian yang kurang menyenangkan, sekarang aku mau memantapkan tujuan, sudah aku temukan seorang yang sangat unik, berbeda dan yang bisa membuat duniaku kembali cerah..

dia berasal dari desa yang jauh di Jawa Tengah, tepatnya Musuk Boyolali, satu kota denganku..

semoga ini akan menjadi jalan yang tidak berliku dan memberatkanku dalam niatku menjalani sunnah Rosul. dan mohon dukungan kalian semua, berharap cita2ku  dengan wanita ini bisa tercapai dengan ridho Allah, hehehe..

semoga niat awal yang baik ini bisa diakhiri dengan hasil yang baik juga, baik untukku, baik untuk agamaku dan baik untuk semuanya, amien.

*******

Banyak orang yang akan menikah diuji dengan kesetiaannya, tapi untuk kita, mungkin alloh menguji dengan hal yang lain.. semoga kita bisa melewatinya.
Alloh tidak akan menguji umatnya bila kita sebagai umatnya tidak akan mampu melaluinya.. alloh tahu kapasitas umatnya..

point, aku tidak pernah dan tidak akan menyesal memilihmu untuk menjadi istriku kelak, aku malah sangat bersyukur dan bahagia bila bisa menjadikanmu sebagai pendamping sisa hidupku, menjadikanmu mama dari anak2ku kelak..

insya alloh semua ini bukan kehendakku, tapi alloh yang mempersatukan kita, karena kita berdua tidak tahu kenapa semua ini terjadi begitu cepat.. subhanalloh.. itu adalah rahmat dan hidayahNya..
Sayang, mungkin aku memang tidak sempurna, tapi kau akan menyempurnakannya dengan kehadiranmua disisiku, tentunya sebagai seorang istri yang sholehah dan ibu yang dido’akan anak2 cucunya supaya masuk surga.
Aku yang sangat menyayangimu,..

Hasan Baik.

Tingkat angka perceraian di Kabupaten Malang dalam 6 bulan terakhir  melonjak tajam. Jumlah pasangan yang mengajukan cerai mencapai 2.143 pasangan. Perkara perceraian lebih disebabkan persoalan ekonomi. Setiap bulan, PA rata-rata menangani perkara perceraian sebanyak 400 kasus
“Yang mengajukan gugatan cerai sebagian besar adalah istri. Alasannya,suaminya tidak bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga,” kata Wakil Panitera Pengadilan Agama (PA), Kepanjen, Kabupaten Malang Mohammad Hosen, Selasa (12/8/2008).

Sepanjang 5 tahun terakhir, tingkat perceraian di Kabupaten Malang menempati rangking pertama di Indonesia.Tahun 2006, jumlah perkara perceraian sebanyak 5 ribu kasus. Tahun 2007 sebanyak 4.625 perkara, 1.571 diantaranya cerai talak dari suami dan 2.629 merupakan gugatan cerai dari istri. Berdasar data tahunan, perceraian tertinggi terjadi usai lebaran. Pasalnya, pasangan yang akan bercerai menahan diri tidak mengajukan cerai selama bulan Ramadhan. (Detik.com)

Hasan :

Terlepas dari alasan yang beraneka ragam dari perceraian, sebaiknya kita terlebih dahulu menelaah niat kita dalam membangun keluarga, apakah kita sebagai sebuah keluarga hanya ingin menikmati indahnya saja? Menjalani kehidupan yang enak saja?

Semua orang pasti bercita cita demikian, akan tetapi, seperti roda berputar. Ini adalah takdir dan kodrat manusia, tidak ada manusia yang jalan hidupnya mulus tanpa cacat, yang selalu mengenyam kebahagiaan, tidak ada.

Maka dari situ, marilah kita mulai instropeksi pada diri kita masing masing. Apabila kita sudah membuat komitment dengan pasangan kita untuk membangun keluarga, maka kita harus siap dengan konsekuensinya, andai kata kebahagiaan yang kita dapat, bersyukurlah dan ingatlah kepada Allah yang memberikan kebahagiaan, andai ujian yang datang, hadapilah dengan sabar karena itu adalah kunci dari rasa syukur itu sendiri, jika kita ingin menuruti hawa nafsu kita, seberapapun harta kita miliki, maka tidak akan pernah bisa memenuhi keinginan kita.

Dan tentunya suatu masalah akan lebih mudah diselesaikan oleh lebih banyak orang dari pada diselesaikan sendirian.

Ingatlah, perceraian adalah hal yang di benci oleh Allah, apapun alasannya.

Hello Colleagues..

this is my first post, i create this blog for my lazy time only but greatest time i ever had..

sometimes we need to be our self, to make our mind free by some thing crowded, just be happy, fun and fly away..

so, that’s why this blog made for..